top of page
Search

Upaya Meningkatkan Kesadaran Masyarakat

Panongan, Banten – Dalam upaya meningkatkan kesadaran masyarakat tentang bahaya kebakaran, sejumlah wilayah di Indonesia mulai menggelar kampanye keselamatan kebakaran secara masif. Kampanye ini mencakup edukasi langsung ke pemukiman warga, simulasi evakuasi, serta pemasangan alat pendeteksi asap di berbagai fasilitas publik.


APAR menjadi hal penting

Menurut data Dinas Penanggulangan Kebakaran, insiden kebakaran di pemukiman masih menjadi salah satu yang tertinggi, terutama akibat kelalaian penggunaan listrik dan api terbuka. Kepala Dinas Kebakaran Banten, Sulaeman Taufik, menekankan pentingnya pencegahan sejak dini. “Kita ingin mengubah paradigma masyarakat. Keselamatan bukan dimulai saat api muncul, tapi dari kebiasaan sehari-hari,” tegasnya.


Upaya yang sedang dilakukan:


  • Pemeriksaan instalasi listrik secara gratis oleh petugas terkait

  • Pelatihan penggunaan alat pemadam api ringan (APAR) di lingkungan RT/RW

  • Sosialisasi jalur evakuasi yang aman dan cepat


🎓 Edukasi ke Sekolah: Program “Siaga Api” juga mulai diterapkan di sekolah dasar dan menengah. Anak-anak diajarkan cara menghadapi kebakaran, mengenali suara alarm, serta pentingnya tidak panik dalam situasi darurat.


🌍 Dampak Lingkungan: Selain kerugian materi dan korban jiwa, kebakaran juga berdampak buruk bagi lingkungan. Asap tebal dan zat kimia dari benda yang terbakar dapat mencemari udara dan air tanah.


 Pesan Keselamatan: Masyarakat diimbau untuk:

  • Mematikan peralatan listrik saat tidak digunakan

  • Tidak merokok di area tertutup atau dekat bahan mudah terbakar

  • Menyimpan APAR di rumah dan kantor

  • Mengenali nomor darurat: 113 untuk pemadam kebakaran


Langkah kecil seperti mencabut colokan saat tidur atau memeriksa kompor setelah memasak bisa menjadi pencegah tragedi besar. Dengan meningkatnya partisipasi publik dalam kampanye ini, diharapkan angka kebakaran tahunan dapat ditekan secara signifikan.

 
 
 

Comments


bottom of page